Nursyahlan Blog - Tadarus Al-Quran, merupakan kegiatan yang sudah pasti rutin di lakukan pada sebagian besar muslim di dunia ketika saat bulan Ramadhan.
Namun, tidak sedikit saudara seiman kita yang tidak tahu bahwa terdapat begitu dahsyatnya manfaat membaca kitab suci Al-Qur'an. Apa saja yang terdapat di balik keagungan membaca ayat-ayat Al Quran? Berikut saya sebutkan berdasarkan hadist riwayat :
1. Menjadikan manusia yang terbaik. Karena tidak ada satupun manusia terbaik selain mereka yang mau belajar dan mengajarkan Al-Quran. Terutama di bulan Ramadhan, maka mereka yang membaca Al Quran akan menjadi manusia terbaik di antara manusia terbaik lainnya. Seperti sabda Nabi Muhammad S.A.W : “Sebaik-baik kamu sekalian adalah yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)
2. Mendapatkan kebaikan yang berlipat ganda. Karena Allah memberi pahala pada setiap huruf yang terucap oleh mulut kita yang terangkum jadi satu kata, kalimat, dan ayat. Hal demikian tercurah juga pada sabda Rasul : “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan setiap kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan. Saya tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi)
3. Memberikan syafaat yang basar ketika hari kiamat datang. “Bacalah olehmu Al-Quran karena sesungguhnya Al-Quran itu akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya.” (HR. Muslim)
4. Ketika di akhirat nanti, maka mereka yang mengamalkan Al Qur'an di kumpulkan di surga bersama dengan para Malaikat Allah. Di sebutkan pada sabda Nabi S.A.W : “Orang yang mahir membaca Al-Quran kelak (mendapat tempat di surga) bersama para malaikat yang mulia lagi taat. Sementara orang yang kesulitan dan berat jika membaca Al-Quran, maka ia mendapatkan dua pahala.”(HR. Bukhari dan Muslim)
5. Meningkatkan derajat manusia yang mengamalkan Al-quran. Nabi S.A.W bersabda : “Sesungguhnya Allah akan mengangkat derajat beberapa kaum dengan Alkitab (Al-Quran), dan Ia akan merendahkan derajat suatu kaum yang lain dengannya.” (HR. Muslim)
6. Mereka yang mengamalkan Al Quran maka terdapat hal yang dapat menjadi perbedaan yang baik. Di jelaskan pada sabda Nabi Muhmad S.A.W : “Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Quran seperti buah limau yang harum baunya dan lezat rasanya. Perumpamaan orang mukmin yang tidak suka membaca Al-Quran seperti buah kurma yang tidak berbau, tetapi rasanya manis. Perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Quran seperti buah yang harum baunya, tetapi rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Quran seperti buah handhalah yang tidak ada baunya dan rasanya pahit.”(HR. Bukhari dan Muslim)
2. Mendapatkan kebaikan yang berlipat ganda. Karena Allah memberi pahala pada setiap huruf yang terucap oleh mulut kita yang terangkum jadi satu kata, kalimat, dan ayat. Hal demikian tercurah juga pada sabda Rasul : “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan setiap kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan. Saya tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi)
3. Memberikan syafaat yang basar ketika hari kiamat datang. “Bacalah olehmu Al-Quran karena sesungguhnya Al-Quran itu akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya.” (HR. Muslim)
4. Ketika di akhirat nanti, maka mereka yang mengamalkan Al Qur'an di kumpulkan di surga bersama dengan para Malaikat Allah. Di sebutkan pada sabda Nabi S.A.W : “Orang yang mahir membaca Al-Quran kelak (mendapat tempat di surga) bersama para malaikat yang mulia lagi taat. Sementara orang yang kesulitan dan berat jika membaca Al-Quran, maka ia mendapatkan dua pahala.”(HR. Bukhari dan Muslim)
5. Meningkatkan derajat manusia yang mengamalkan Al-quran. Nabi S.A.W bersabda : “Sesungguhnya Allah akan mengangkat derajat beberapa kaum dengan Alkitab (Al-Quran), dan Ia akan merendahkan derajat suatu kaum yang lain dengannya.” (HR. Muslim)
6. Mereka yang mengamalkan Al Quran maka terdapat hal yang dapat menjadi perbedaan yang baik. Di jelaskan pada sabda Nabi Muhmad S.A.W : “Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Quran seperti buah limau yang harum baunya dan lezat rasanya. Perumpamaan orang mukmin yang tidak suka membaca Al-Quran seperti buah kurma yang tidak berbau, tetapi rasanya manis. Perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Quran seperti buah yang harum baunya, tetapi rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Quran seperti buah handhalah yang tidak ada baunya dan rasanya pahit.”(HR. Bukhari dan Muslim)
Demikian artikel tentang Manfaat Membaca Tadarus Al Quran Banyak Syafaatnya. Terimakasih telah membaca, dan mohon koreksinya jika terdapat kesalahan penafsiran.
This comment has been removed by the author.
ReplyDelete